Published July 23rd, 2008 in Etersoul.com
Tags: blog, plugins, upgrade, upload, Wordpress
Hari ini menjadi satu hari yang membuat saya rada dag-dig-dug atas blog saya ini. Awalnya ingin meng-upgrade ke WordPress 2.6 dengan plugins yang ada supaya lebih cepat, ujung-ujungnya malah harus panik karena sempat ga bisa login ke dalam blog saya sendiri.
Alhasil blog ini pun di-update secara manual dengan mengupload file yang ada satu per satu lagi seperti yang biasa saya lakukan. Dan sekarang blog ini pun sudah berjalan di atas platform WP 2.6.
Write a comment for this entry (1 Comment)
Published July 22nd, 2008 in My Minds
Tags: 3G, Fastnet, handphone, modem, Sony Ericsson, touch screen
Inceran baru: Sony Ericsson G900. Yey… Sebuah HP revolusioner, sebuah mahakarya dari Sony Ericsson, sebuah peralatan impian, sebuah… Ga tau lagi.
Entah kenapa pertama kali ngeliat iklan Sony Ericsson (SE) G900 di Kompas satu bulan yang lalu rasanya langsung jatuh hati sama handphone ini. Pada dasarnya tipe ini untuk kalangan bisnis, tapi rasanya itu ga menghalangiku untuk tergiur dengan ponsel ini. Fasilitas menggiurkan seperti 3G, layar touch screen dan kamera 5 MP telah ditanamkan di G900. Dan tentu dengan harga launching yang sulit diterima oleh kocek kebanyakan orang: 4 juta rupiah lebih, sebuah angka yang luar biasa bagi orang yang menganggap “ngapain punya handphone yang mahal-mahal”. Soalnya saya juga sempat berpikir soal ini.
Mungkin masih harus tunggu 2-3 bulan lagi sampai aku benar-benar punya cukup modal buat beli ini, dan juga nunggu harganya turun.
Semoga aja banyak handphone tipe baru yang diluncurkan SE dalam 2-3 bulan ini supaya harganya cepat turun. Lagipula sekarang masih harus nabung buat beberapa kebutuhan dasar, mulai dari bayar kuliah sendiri, balikin modal buat laptop, beli gitar baru, beli modem cable yang baru dan kemungkinan buat pasang Fastnet berhubung dd-ku juga bakal tinggal di tempatku yang membuat bandwidth 1GB / bulan ga akan cukup.
Ah, ternyata susah juga buat ngatur pemasukan dan pengeluaran sendiri.
Write a comment for this entry (2 Comments)
Published July 19th, 2008 in Internet
Tags: bandwidth, hosting, IIX, pingback, server, trackback, upgrade
Sejak upgrade kurang lebih sebulan yang lalu, hosting yang saya pakai belakangan meningkat dari cukup memuaskan menjadi sangat memuaskan.
Kalau sebulan yang lalu ketika saya akan memposting content atau entry baru di blog ini saya memerlukan waktu sekitar 30 detik untuk melakukan ping ke server search engine menggunakan plugins XML Sitemap Generator, maka kini dalam sekejap saja ketika saya menekan tombol publish post akan ditampilkan dan status notifikasi ke server search engine telah berhasil dilakukan.
Sebulan yang lalu juga ketika saya membuat link ke blog lain yang mensupport fasilitas trackback atau pingback dan selalu berakhir dengan kegagalan, maka sekarang pingback dapat dilakukan dengan baik tanpa masalah. Dan saya rasa juga pihak “luar” yang mau melakukan pingback ke blog saya sekarang akan menjadi lebih mudah.
Dari pengumuman yang sempat saya terima, hosting yang saya gunakan telah mengupgrade server mereka dengan bandwidth internasional yang lebih tinggi yaitu mencapai 1 Mbps dan bandwidth IIX sebesar 1 Gbps. Hal ini juga menjamin situs-situs yang berada di server Indonesia (khususnya yang hosting di hosting yang saya gunakan) dapat dibuka dengan cukup mudah oleh orang-orang di luar Indonesia.
Entah kenapa sejak perubahan ini terjadi saya jadi mengidam-idamkan lagi untuk memiliki dan mengoperasikan server sendiri. I will have it someday. Hope so.
Write a comment for this entry
Published July 19th, 2008 in Society, The Life
Tags: booming, hak cipta, infotainment, lagu, lirik, mangga dua, mistis, paten, rumah
Dengar-dengar, belakangan ini ada sebuah lagu yang mencekam, errr, maksudnya yang menarik perhatian masyarakat. Yep, mungkin sebagain besar udah pernah mendengar sebuah lagu yang berjudul Jauh Kau Pergi. Katanya penyanyinya bernama Geby yang hidupnya berakhir secara tragis karena melihat perselingkuhan pacarnya. Akhirnya ia menyanyikan lagu ini di sebuah kafe yang kemudian beredar luas di internet dan jagat musik tanah air.
Dengar-dengar lagi, lagu ini memiliki unsur mistis di mana para pendengarnya bisa merasakan sesuatu yang aneh setelah mendengar lagu ini, terutama untuk pertama kalinya. Bahkan dengar-dengar lagi, ada orang yang sampai tersentuh akan lagu ini dan ada rasa ketakutan dan sejenisnya setelah mendengar lagu ini.
Dengar-dengar lagi, lagu ini diperebutkan oleh sejumlah orang untuk diklaim sebagai lagu ciptaan mereka. Mungkin karena sempat booming tanpa ada penyanyi yang “jelas” sampai-sampai mereka melirik kesempatan untuk mengeruk keuntungan dari sana dengan mempatenkan atau mengklaim hak cipta atas lagu iini.
Dengar-dengar lagi, penyanyi aslinya sudah ditemukan dan namanya bukan Geby, tapi Ega (kalau ga salah ya). Katanya Mama Lauren yang terkenal dan Roy Suryo yang ga kalah terkenal sampai ikut turun tangan buat “menerawang” keberadaan penyanyinya. Alhasil gabungan antara kedua senyawa, maksud saya kedua ahli pada bidang yang bertolak belakang membuktikan bahwa saudari Ega inilah penyanyi yang sebenarnya. Dan yang mengejutkan adalah DIA MASIH HIDUP. Aneh sih soalnya selama beberapa bulan lagu itu beredar kayanya dia sendiri masih adem-ayem saja tanpa mempedulikan karyanya yang sempat booming itu.
Berhubung ama soal “terkenal”, “mistis” dan “sudah lama”, kenapa saya kayanya seakan-akan baru mendengar soal lagu ini kemarin? Dan itu bertepatan saat mama saya sedang menonton salah satu channel yang berisi acara infotainment yang mengupas soal misteri lagu tersebut. Mungkin kalau saya sudah pergi ke Mangga Dua sebelum acara infotainment itu dimulai, saya juga belum akan tahu soal lagu itu sampai sekarang. Hmm, mungkinkah ini bagian dari kemistisan lagu tersebut? Memang sih saya sempat mendengar beberapa kali lagu itu dinyanyikan bahkan oleh anak-anak tetangga yang berkumpul di pos jaga dekat rumah saya, tapi kenapa saya tampaknya ga terhanyut oleh kehebohan di balik lagu itu? Bahkan judulnya saja belum tahu sampai kemarin. Mungkin kebanyakan kerjain proyek dan berpusing-pusing dengan kuliah dan ujian akhir semester kemarin.
Jujur sih lagu ini memang bagus dari segi lirik dan melodinya.
Nanti cari ah.
Write a comment for this entry (2 Comments)
Published July 17th, 2008 in Review
Tags: blog, blog authoring, editor, extension, Firefox, ScribeFire, Wordpress
Kali ini saya kembali mencoba extension terbaru untuk Firefox yang bernama ScribeFire.
ScribeFire merupakan sebuah extension yang bisa digunakan melalui Mozilla Firefox untuk mempermudah kegiatan membuat blog atau yang dikenal dengan blogging. Saya sendiri sudah mencoba menggunakan ScribeFire ini untuk menulis sebuah entry di blog saya yang sebelum entry ini. Kesan yang timbul setelah menggunakan ScribeFire adalah cukup mudah digunakan dan cocok bagi para blogger yang tidak ingin direpotkan oleh editor web-based yang disediakan oleh hosting blog yang ada.

Installasi-nya pun cukup mudah. Setelah mendownload extension ini dan kemudian me-restart Firefox saya, akan muncul sebuah jendela yang mengajak saya untuk membuat account link ke blog yang saya miliki. Untuk bahan percobaan, saya menggunakan blog saya sendiri di sini. Saya diminta untuk memasukkan URL blog saya, tetapi saya iseng menggunakan tombol “configure manually”. Setelah menekan tombol itu, saya diminta untuk memilih jenis blog yang saya gunakan dan memasukkan URL ke file API (pada WordPress namanya adalah xmlrpc.php yang umumnya ada di bagian root folder WordPress).
Kemudian saya diminta untuk memasukkan username dan password untuk melakukan login ke account blog saya. Dan langkah selanjutnya adalah menunggu proses login dilakukan dan saya pun dapat menulis entry di blog melalui ScribeFire ini.
Ketika saya membuka bagian Entries, secara otomatis ScribeFire akan mendownload entry-entry yang sudah pernah saya buat sebelumnya dari blog saya. Selain itu terdapat juga bagian untuk mengatur Pages, Categories dan lainnya yang cukup untuk menggantikan fungsi editor web WordPress yang biasa saya gunakan. Yang tidak kalah menarik adalah keberadaan fungsi upload file.
Akan tetapi fungsi di ScribeFire ini sendiri cukup terbatas dibandingkan web-based editor yang terdapat di blog saya mengingat web-based editor di blog saya juga sudah dilengkapi beberapa plugins untuk mempermudah dalam menulis blog.
ScribeFire sendiri mendukung banyak jenis blog seperti WordPress, Blogger, MovebleType bahkan Drupal.
Bagi yang penasaran silahkan saja mencoba ScribeFire ini.
Sebagai perbandingan, Microsoft sendiri memiliki software untuk blog authoring yang bernama Windows Live Writer yang fungsinya kurang lebih sama dengan ScribeFire ini dan disedikan secara cuma-cuma. Hanya saja saya belum sempat mencoba menggunakan software tersebut.
Write a comment for this entry
Published July 17th, 2008 in My Minds, Society
Tags: elektronik, global warming, Indonesia, jadwal, jakarta, komitmen, listrik, PLN, rusak
Sudah beberapa hari sejak post saya sebelumnya mengenai mati listrik, tetapi tampaknya hal itu belum benar-benar terwujud (dan semoga ga terwujud sama sekali deh). Beberapa orang seperti saya cukup bersyukur karena memang belakangan saya harus mengerjakan proyek website di mana tentu harus menggunakan listrik untuk menyalakan komputer.
Akan tetapi di sisi lain, tampaknya masih ada juga yang kesal dengan sikap PLN yang plin-plan. Hmm, plin-plan? Mirip dengan namanya yah. PLN = PLiN-PLaN. Mungkin memang sudah harusnya seperti itu atau mungkin hanya sekedar kebetulan belaka.
Mari kita membahas ke-plin-plan-an PLN ini di entry kali ini. Di sini kita akan membahas mengenai 4 kondisi di mana PLN melakukan pemadaman dan bagaimana reaksi masyarakat atas kondisi yang terjadi.
Read the rest of this entry »
Write a comment for this entry (1 Comment)
Published July 10th, 2008 in The Life
Tags: jakarta, laptop, liburan, listrik, PLN
Satu lagi suguhan di kala liburan panjang yang membosankan yang akan membuat liburan ini tambah membosankan. Yey, dari judulnya pasti udah tau kalau ini adalah soal listrik. Dan seperti biasa, PLN punya rencana buat melakukan pemadaman bergilir di wilayah Jakarta. Hmm, aku sendiri kurang tau yah kalau ada negara lain yang melakukan ini di kota besar, tapi rasanya aku belum pernah dengar mengenai listrik kota besar di suatu negara bisa kena pemadaman bergilir.
Besok sudah harus bersiap-siap karena dari berita yang aku terima, PLN akan melakukan pemadaman bergilir mulai dari hari Jumat, 11 Juli 2008 sampai dengan 25 Juli 2008. Pemadaman tidak akan dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu karena diduga pada hari ini pengguna listrik akan lebih sedikit, mungkin karena orang-orang rumah banyak yang jalan-jalan kali yah. Pemadaman ini disebabkan karena pasokan bahan bakar ke beberapa pembangkit listrik tersendat dan juga terdapat jadwal perawatan rutin untuk beberapa pembangkit listrik sehingga terjadi defisit listrik sedikit MegaWatt.
Pemadaman dilakukan dalam 2 gelombang yaitu pukul 08.00 sampai pukul 15.00 dan juga pukul 15.00 sampai pukul 20.00. Dari koran Kompas hari ini, wilayahku akan mendapat pemadaman dari pukul 08.00 - 15.00.
Oke, saatnya mencharge baterai handphone dan laptop.
Write a comment for this entry (2 Comments)